Belakangan ini pemilihan model AI terasa seperti memilih smartphone — banyak opsi, banyak klaim, sedikit panduan praktis.
Tiga pertanyaan sebelum memilih
- Seberapa rumit tugasnya? Tugas ringan seperti merangkum teks jarang butuh model paling besar.
- Seberapa sensitif datanya? Untuk data internal perusahaan, kebijakan penyimpanan data layak difikirkan lebih dulu daripada skor benchmark.
- Berapa frekuensi pemakaian? Autokompleksi kode dipakai ratusan kali sehari; konsultasi arsitektural cukup beberapa kali seminggu.
Benchmark bukan segalanya
Skor benchmark berguna sebagai petunjuk, tapi tidak memperhitungkan gaya bahasa Indonesia, konteks lokal, atau kebiasaan kerja tim Anda. Cobalah tugas yang benar-benar Anda kerjakan sehari-hari sebelum memutuskan.
Kebiasaan eksperimen yang sehat
Buat satu proyek kecil sebagai lingkungan uji yang tidak menyentuh data sensitif. Jalankan tugas yang sama di beberapa model, bandingkan hasilnya, dan catat temuan. Kumpulan catatan kecil ini lebih berharga daripada artikel review apa pun.